Ada banyak istilah dalam dunia lari, dan pastinya untuk kamu baru masuk ke dalam dunia lari akan kebingungan terhadap istilah-istilah ini. Mengapa hal tersebut terjadi? Tentu karena istilah dalam lari sungguh tidak familiar dengan istilah istilah yang sering kita temui dalam keseharian.
Bahkan mungkin banyak diantara runners yang sudah cukup lama berlari namun belum tahu beberapa istilah lari. Untuk itu Athletica Company sebagai Sport Marketing Agency yang juga banyak memegang peran dalam dunia lari, termasuk sebagai holding company Runhood ingin membagikan beberapa istilah lari yang patut untuk kamu ketahui.
Istilah Dalam Lari
1. Pace
Pace merupakan istilah yang wajib kamu ketahui, bahkan sebagai seorang newbie runner. Pace adalah sebuah ukuran kecepatan dalam lari, yang mana dihitung berdasarkan waktu yang dibutuhkan dalam melewati jarak 1 kilometer.
Dalam perhitungannya biasanya ditulis dalam angka yang berarti menit. Contohnya, kalau kamu ternyata pace 7, berarti dalam 1 kilometer kamu bisa menempuhnya dalam waktu 7 menit.
2. Pacer
Kalau kalian pernah mengikuti event lari, seperti race 5k, 10K atau yang lainya, sadar atau tidak kalian pernah melihat pacer. Pacer merupakan sekelompok orang atau dalam konteks ini adalah pelari yang menjadi acuan pace dalam event lari.
Misalkan kamu melihat pelari dengan tanda pace 8, dengan kata lain dia adalah pacer yang menjadi acuan kalau dia berlari dengan pace 8. Mengapa perlu ada pacer dalam event lari. Hal ini tentu saja membantu para runners peserta event untuk stabil dalam kecepatan hingga akhir race.
Pacer sendiri merupakan orang yang memang disediakan oleh penyelenggara race.
3. PB
PB disini bukanlah game FPS Point Blank, melainkan sebuah singkatan dari Personal Best. Makna dari personal best sendiri mudah untuk dihapami, yaitu catatan waktu terbaik seseorang dalam menyelesaikan jarak lari tertentu.
4. Interval
Interval Running adalah sebuah metode latihan yang menggunakan teknik tertentu, yaitu memadukan antara kecepatan cepat dan lambat dalam satu sesi latihan yang sama.
Biasanya runners yang sudah mulai melakukan latihan-latihan seperti ini, mereka adalah runners yang sudah mulai serius didunia lari, dan mengejar PB.
Latihan interval adalah lari dengan kecepatan yang cukup tinggi pada waktu tertentu (misal satu menit) lalu berlari dengan intensitas rendah selama waktu tertentu juga (biasanya 2 menit). Lakukan hal tersebut hingga kamu mencapai jarak tertentu.
5. Tempo Run
Sama dengan Interval Run, Tempo Run juga merupakan salah satu teknik yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berlari. Tempo run juga sering disebut dengan threshold run yang maknanya adalah jenis lari yang menggunakan seluruh kapasitas aerobik tubuh.
Manfaat dari tempo run ini adalah dapat meningkatkan kecepatan kita dalam lari jarak jauh, dan tentu saja menjaga konsistensi kecepatan lebih lama.
Cara melakukan tempo run adalah dengan berlari secepat mungkin namun tetap stabil, intinya tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat agar kamu bisa lari dengan stabil. Untuk kamu yang pemula, kamu bisa mencoba melakukan ini adalah waktu minimal 20 menit.
Lalu bagaimana cara menghitung apakah sudah dalam kecepatan yang pas, yaitu dengan kecepatan tercepat mu namun masih dapat berkomunikasi atau bicara 1 hingga 2 kalimat.
6. Easy Run
Easy run seringkali disebut dengan jogging atau berlari santai. Ada juga yang menyebutkan apabila easy run ini adalah berlari dengan pace ghibah, atau tetap dapat ngobrol sana – sini walau sambil berlari.
7. DNS/DNF
Selanjutnya istilah yang harus kamu tahu adalah DNS dan DNF. Istilah ini harusnya sudah familiar untuk yang sering mengikuti race karena sangat berkaitan dengan race.
DNS dan DNF memiliki makna yang berbeda. DNS memiliki arti Did Not Start, atau tidak mengikuti start yang dengan kata lain tidak mengikuti race walau sudah mendaftar sebagai runner dalam race.
Sedangkan DNF adalah Did Not Finish, yang berarti runners tersebut ikut dalam start amun tidak dalam mencapai finish dalam waktu yang sudah ditentukan. Biasanya akibat cedera atau hal yang lainnya.
Walaupun pada akhirnya sama sama tidak mendapatkan medal, namun dua akronim tersebut memiliki makna yang berbeda.
Kesimpulan
7 point di atas merupakan bagian kecil dari istilah dalam dunia lari yang harus kalian para runners ketahui. Masih banyak istilah lain yang ada dalam dunia lari. Pada artikel selanjutnya akan dibahas kembali beberapa istilah lari yang tingkatannya lebih di atas istilah di atas.
Sebagai runners untuk mengetahui informasi dan edukasi terkait dunia lari kalian dapat mengikuti Runhood di sosial media yang kalian suka, baik di Instagram, Tiktok maupun Youtube.



